Nexa Mentor
Latihan Online

Latihan Soal TOEFL ITP: Listening, Structure, dan Reading

Pilih latihan per section untuk memperbaiki kelemahan tertentu, lalu gunakan prediction test 140 soal untuk menguji fokus dan manajemen waktu. Hasil latihan adalah diagnosis, bukan sertifikat resmi.

Ditinjau Tim Editorial Nexa Mentor Diperbarui 30 Juli 2026 Sumber: FAQ resmi IIEF · ETS TOEFL ITP Scoring · standar editorial

Format TOEFL ITP Level 1

Listening50 soal, sekitar 35 menit
Structure40 soal, 25 menit
Reading50 soal, 55 menit
Total tes penuh140 soal, sekitar 115 menit

Pilih section latihan

Cara berlatih agar hasilnya berguna

  1. Kerjakan set pertama tanpa bantuan untuk mendapatkan baseline.
  2. Review jawaban benar yang masih diragukan, bukan hanya jawaban salah.
  3. Kelompokkan penyebab salah: konsep, kosakata, salah dengar, salah baca, atau waktu.
  4. Ulangi tipe soal yang sama sampai alasan jawaban dapat dijelaskan.
  5. Gunakan tes penuh hanya setelah latihan per section mulai stabil.

Latihan section atau prediction test?

AspekLatihan sectionPrediction test
TujuanMemperbaiki kemampuan spesifikMengukur kesiapan tes penuh
WaktuDapat difokuskan per topikMengikuti batas waktu section
ReviewDilakukan segera dan mendalamDilakukan setelah satu simulasi
HasilAkurasi per kemampuanEstimasi untuk evaluasi belajar
Jangan menghafal soal yang sudah pernah dikerjakan lalu menganggap kenaikan hasil sebagai kenaikan kemampuan. Gunakan set berbeda dan kondisi tes yang konsisten saat mengukur ulang.

Siap menguji tiga section sekaligus?

Sediakan sekitar 115 menit dan kerjakan tanpa jeda panjang agar hasil diagnosis lebih berguna.

Mulai Prediction Test Rencana Belajar 12 Minggu

Pertanyaan umum

Apakah latihan menghasilkan sertifikat?

Tidak. Latihan dan prediction test digunakan untuk belajar. Sertifikat harus diperoleh dari tes resmi yang diterima lembaga tujuan.

Haruskah langsung mengerjakan 140 soal?

Tidak. Jika baru mulai, latihan per section memudahkan diagnosis. Lakukan tes penuh saat ingin mengukur fokus, waktu, dan konsistensi.

Bagaimana menentukan target skor?

Gunakan skor minimum universitas, program LPDP, atau lembaga tujuan. Jangan mengandalkan satu target umum untuk semua kebutuhan.